Gizi buruk sering dialami oleh anak-anak. Gizi buruk dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :
~ marasmus
~ kwashiorkor
~ marasmik-kwashiorkor
Penentuan gizi buruk dapat dilakukan dengan menimbang berat badan balita dibandingkan dengan umur anak terhadap umur standar WHO-NCHS.
Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab masalah gizi. Yaitu penyebab langsung dan tidak langsung.
1) Penyebab langsung dikarenakan oleh faktor makanan dan penyakit. Asupan makanan yang kurang tentu dapat menyebabkan kebutuhan gizi tubuh tidak terpenuhi. Yang akhirnya dapat menyebabkan gizi buruk. Sementara itu, jika seorang anak sering menderita sakit walaupun asupan makanan tercukupi, maka pada akhirnya dapat menderita gizi buruk.
2) Penyebab tidak langsung. Yaitu meliputi :
- kebutuhan pangan keluarga yang kurang memadai.
- pola pengasuhan anak kurang memadai.
- pelayanan kesehatan dan lingkungan kurang memadai.
Tanda-tanda anak Yang Menderita gizi buruk.
Tanda klinis dibedakan menjadi 3 yaitu :
A. MARASMUS, dengan tanda-tanda :
- tubuh sangat kurus
- wajah seperti orang tua
- perut cekung
- kulit keriput, jaringan lemak sangat sedikit
B. KWASHIORKOR, dengan tanda-tanda :
- terjadi udem terutama di bagian ekstremitas
- akumulasi cairan yang berlebih di perut
- rambut pirang, kusam, serta mudah dicabut
C. MARASMIK-KWASHIORKOR
Merupakan gabungan dari marasmus dan kwashiorkor. Tandanya yaitu badan kurua serta terjadi edema namun edema tidak mencolok.


0 komentar:
Posting Komentar