Minggu, 13 Juli 2014

OBESITAS

Edit Posted by with No comments
Kegemukan atau obesitas adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter , lebih dari 30 kg/m2.
Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit , khususnya penyakit jantung , diabetes tipe 2, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen , gangguan endokrin , obat-obatan atau penyakit psikiatri . Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.
Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat.
Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.

Penyebab obesitas :
1.Pola makan









2. Genetika
3. Gaya hidup kurang bergerak
4. Penyakit lain
5. Agen infeksi

Tipe-Tipe Obesitas :

1. Tipe Android (Apel)
Tubuh gemuk tipe android ditandai dengan penumpukan lemak yang berlebihan dibagian tubuh sebelah atas yaitu disekitar lengan atas, pundak, dada, leher, dan perut. Akibatnya tubuh bagian atas terkesan lebih besar bila dibandingkan tubuh bagian bawah. Obesitas tipe android (apel) ini memiliki resiko lebih tinggi terhadap penyakit yang berhubungan dengan metabolisme lemak dan glukosa, seperti : penyakit gula, jantung koroner, stroke, pendarahan otak, dan tekanan darah tinggi. Namun kegemukan tipe android lebih mudah menurunkan berat badan dibandingkan tipe ginekoid.
2. Tipe Ginekoid (Pir)
Tipe ginekoid ditandai dengan penimbunan lemak di bagian tubuh sebelah bawah, yaitu sekitar perut, pinggul, paha, dan pantat. Dari segi kesehatan tipe ini lebih aman bila dibandingkan dengan tipe android karena risiko kemungkinan terkena penyakit degeneratif lebih kecil. Akan tetapi, lebih sukar menurunkan kelebihan berat tubuh pada tipe ini karena lemak-lemak tersebut lebih sukar mengalami proses metabolisme.

Tata Laksana Obesitas :
1. Orlistat umum digunakan untuk menangani kegemukan.
2. Sibutramin (Meridia), Obat yang baru saja ditarik karena mempunyai efek samping terhadap kardiovaskular
3.
Tata laksana utama kegemukan terdiri dari diet dan latihan
fisik. Program diet dapat menghasilkan penurunan berat
badan dalam jangka pendek, tetapi mempertahankan
penurunan berat badan ini seringkali merupakan hal yang sulit
dan memerlukan latihan dan diet makanan berenergi rendah
sebagai bagian dari gaya hidup yang bersifat permanen.
Salah satu obat, orlistat (Xenical), kini tersedia secara luas
dan disetujui untuk penggunaan jangka panjang. Namun,
penurunan berat badan yang dicapai tidak terlalu banyak,
dengan rata-rata 2,9 kg dalam 1 hingga 4 tahun
dan tidak terdapat informasi mengenai pengaruh obat ini
dalam menurunkan komplikasi jangka panjang dari kegemukan.
Penggunaannya berhubungan dengan tingginya efek
samping gastrointestinal dan mungkin terdapat efek
samping terhadap ginjal.
4. Tersedia pula dua obat lainnya, yaitu :
• Lorcaserin (Belviq) menghasilkan rerata penurunan berat
badan 3,1 kg (3% dari massa tubuh) lebih besar dibandingkan
plasebo dalam jangka waktu satu tahun.
• Kombinasi antara pentermin dan topiramat (Qsymia) juga cukup efektif.
5. Tata laksana kegemukan yang paling efektif adalah
pembedahan bariatrik . Pembedahan untuk kegemukan berat
berhubungan dengan penurunan berat badan jangka panjang
dan penurunan mortalitas secara keseluruhan.

0 komentar:

Posting Komentar